You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Data Akurat Sensus Ekonomi Perkuat Kebijakan Pemprov DKI

Komisi B DPRD DKI Jakarta menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS). Sensus tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk menyediakan data akurat sebagai landasan penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

"Dasar penyusunan kebijakan,"

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ) mengatakan, data yang valid menjadi kunci agar setiap kebijakan pemerintah mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

"Keputusan yang tidak didasarkan pada data berpotensi meleset. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 sangat penting untuk menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan," ujar MTZ, Senin (13/7).

Pemkot Jaksel Berkomitmen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ia menjelaskan, hasil sensus akan memberikan gambaran terkini mengenai kondisi ketenagakerjaan, tingkat pengangguran, perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berbagai sektor usaha lainnya di Jakarta.

Menurut MTZ, data tersebut sangat dibutuhkan Komisi B DPRD DKI Jakarta dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pembahasan kebijakan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Kami perlu mengetahui kondisi riil tenaga kerja, UMKM, dan sektor-sektor usaha lainnya agar kebijakan yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," katanya.

MTZ juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas sensus dan memberikan data yang benar. Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir karena BPS menjamin kerahasiaan seluruh data responden.

"Masyarakat tidak perlu khawatir. Data yang disampaikan dijamin kerahasiaannya. Mari bersama-sama mendukung suksesnya Sensus Ekonomi 2026," tuturnya.

Ia optimistis hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi acuan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi di Jakarta. Berkaca dari sensus sebelumnya, UMKM terbukti menjadi tulang punggung perekonomian sehingga diperlukan data terbaru untuk menyusun program yang lebih efektif dan tepat sasaran.

"Temuan sensus sebelumnya menunjukkan UMKM menjadi penopang perekonomian Jakarta. Karena itu, data terbaru sangat penting agar kebijakan yang disusun benar-benar sesuai dengan kondisi saat ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4329 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2939 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1756 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1732 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1720 personNurito